Fitoremediasi adalah teknik pemulihan lingkungan dengan memanfaatkan tanaman tertentu untuk menyerap, menyaring, dan menguraikan polutan dalam air dan tanah. Program ini diterapkan untuk mengatasi pencemaran akibat limbah domestik dan industri yang mencemari sungai atau lahan di sekitar pemukiman. Beberapa jenis tanaman yang digunakan dalam metode ini antara lain eceng gondok, vetiver (akar wangi), dan bambu, yang dikenal memiliki kemampuan menyerap logam berat dan bahan kimia berbahaya dari lingkungan.
Melalui program ini, Asosiasi Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat ingin menunjukkan bahwa ada solusi alami yang dapat diterapkan untuk menangani pencemaran lingkungan. Selain itu, program ini juga bersifat edukatif karena melibatkan masyarakat dan pelajar dalam proses implementasi. Dengan memahami konsep fitoremediasi, masyarakat diharapkan dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan mendukung upaya pemulihan kualitas air dan tanah di wilayahnya masing-masing.
Hubungi kami